KPU Sulteng Supervisi dan Monitoring PSU Morut

  • Whatsapp

Morut, Jaripedenews.com- KPU Provinsi Sulawesi Tengah melakukan supervisi dan monitoring persiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Morowali Utara pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

Supervisi dan monitoring ini berlangsung sejak 15 April sampai dengan hari pemungutan suara pada 19 April 2021 dihadiri oleh ketua dan anggota serta sekretaris dan pejabat di lingkungan sekretariat KPU Provinsi Sulawesi Tengah.

Sahran Raden mengatakan, supervisi ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti amar putusan MK, bahwa tugas KPU Provinsi Sulawesi Tengah memastikan bahwa pelaksanaan PSU di 4 TPS di Morowali Utara berjalan sesuai mekanisme dan tata cara serta prosedur sebagaimana ketentuan peraturan perundang undangan. Empat TPS tersebut yakni TPS 1 Desa Peboa, TPS 1 Desa Menyoe dan dua TPS khusus untuk karyawan PT ANA.

Sejumlah kegiatan dilaksanakan mulai rapat kordinasi dengan stakeholder Bawaslu, Pemda dan Tim Paslon Bupati dan wakil Bupati Morowali Utara. KPU Provinsi Sulawesi Tengah memastikan persiapan dan distribusi logistik ke masing masing TPS tepat waktu terutama distribusi logistik ke TPS 1 Desa Menyoe yang merupakan daerah terisolir. Distribusi ini telah dipastikan oleh Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tengah Tanwir Lamaming yang juga Divisi Logistik dengan memastikan logistik PSU telah sampai ke lokasi PSU.

KPU Provinsi Sulawesi Tengah juga memastikan validitas Data Pemilih di dua TPS yakni TPS 1 desa Peboa dan TPS 1 Desa Menyoe dengan melakukan pencermatan terhadap DPT, DPPh dan DPTb sesuai PKPU 18 tahun 2020 tentang pemungutan dan penghitungan suara yang dilakukan oleh Halima Anggota KPU Provinsi Sulawesi Tengah Divisi Data dan Perencanaan.

Sahran Raden mengemukakan, KPU Sulteng memastikan terhadap validitas Data Pemilih Khusus untuk Karyawan PT ANA sebagai tindak lanjut putusan MK dengan membuat TPS khusus dan DPT khusus bagi karyawan PT Ana yang belum memilih pada 9 Desember 2020 baik yang sudah terdaftar dalam DPT dan belum memilih serta pemilih yang belum terdaftar dalam DPT sepanjang memenuhi syarat dan belum memilih pada 9 Desember 2020.

Sementara itu, KPU Provinsi Sulawesi Tengah juga menghadiri pelaksanaan Bimbingan Teknis Tata Cara Pemungutan Suara Ulang Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, untuk KPPS TPS 1 desa Peboa dan TPS untuk karyawan PT ANA, PPS dan PPK. Narasumber dalam Bimtek yakni Sahran Raden dan Samsul Gafur masing masing sebagai Anggota KPU Provinsi Sulawesi Tengah. Bimtek ini sebagai upaya penguatan pengetahuan dan keterampilan penyelenggara adhoc dalam menyelenggarakan PSU.

Selanjutnya pada hari yang sama Sabtu, 17 April 2021 KPU Kabupaten Morowali Utara melaksanakan Sosialisasi bagi Pemilih di Desa Peboa dan dilanjutkan Sosialisaai bagi Pemilih Karyawan PT ANA. Narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut yakni Sahran Raden dan Samsul Gafur Anggota KPU Provinsi Sulawesi Tengah Divisi Sosialisasi dan Parmas serta Divisi Teknis.

Dua kegiatan sosialisasi ditempat berbeda sebagai upaya pemberian informasi PSU kepada pemilih baik terkait dengan pentingnya pemilihan sebagai hak konstitusional pemilih yang harus dilindungi, juga sebagai ajakan kepada pemilih untuk hadir di TPS pada saat PSU. Pemilih juga diberikan informasi terkait tata cara pemungutan suara dengan menggunakan protokol kesehatan.

Sesuai keputusan KPU Kabupaten Morowali Utara bahwa Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Morowali Utara dilaksanakan Senin 19 April 2021. pelaksanaan PSU paling lambat 30 hari kerja sejak putusan MK dibacakan. (*)

  • Whatsapp

Pos terkait