Ansor Diskusi Tantangan Pilkada di Kabupaten Banggai

  • Whatsapp

LUWUK – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kab Banggai menggerlar Diskusi Akhir Tahun bertemakan Pilkada antara Harapan dan Tantangan di Kab Banggai. pada 20/12/2019 disalah satu caffe di kota Luwuk. Hadir dalam diskusi sebagai Narasumber yakni Sahran Raden Komisoner KPU Provinsi Sulawesi Tengah, Musdar M. Amin Rektor Universitas Tompotoka Luwuk Musdar M. Amin dan Sapri H. Wakapolres Banggai. Peserta diskusi adalah sejumlah organisasi kepemudaan, KNPI, Mahasiswa dan Komisoner KPU Kab Banggai.

Muhamad Gazali Akbar, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banggai menyampaikan dalam sambutannya bahwa Kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi organisasi kepemudaan untuk ikut serta dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020. Ketua GP Ansor Kab. Banggai ini mengajak kepada masyarakat kabupaten Banggai untuk bersama sama menyukseskan jalannya proses tahapan pilkada di Kabupaten Banggai dengan lancar dan damai.
Dalam meterinya Sahran Raden, Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tengah, mengatakan pilkada serentak 2020 ini sebagai sarana penguatan demokrasi lokal di daerah dimana tujuannya untuk membentuk pemerintahan daerah dengan memilih Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati serta Walikota dan wakil Walikota. Kerena itu menurut Sahran, peran organisasi masyarakat sipil sangatlah strategis pada pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Banggai. Harapan pelaksanaan pilkada serentak ini tentu saja akan melahirkan pemimpin didaerah yang dapat melayani publik dan raktyatnya.

Sahran Raden yang mantan Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Sulteng periode 2010 -2014 ini menyatakan bahwa momentum pilkada ini sangat penting setiap organisasi masyarakat sipil untuk melibatkan dirinya sekaligus mengawal pilkada secara berintegritas. Jika kita bersama mengawal pilkada ini dengan baik, dan tumbuh kesadaran bagi warga negara untuk memilih maka kita telah ikut andil mensukseskan pilkada yang damai dan lancar. Ucap Sahran.

Selanjutnya pembicara berikutnya H. Musdar Amin, Rektor Universitas Tompotika Luwuk, menyatakan tantangan saat ini dalam pelaksanaan pilkada di Kabupaten Banggai adalah bagaimana kita bisah melaksanakannya secara demokratis. Sebab dalam realitasnya berdasarkan evaluasi terhadap pilkada sebelumnya masih terdapat banyak.kelemahannya. Lanjut Rektor Untika ini, sumber tantangan pelaksanaan pilkada demoktatis itu berasal dari peserta pilkada. Para calon harus taat hukum dalam berkompetisi dalam pemilihan. Pilkada ini sebagai instumen demokrasi ketentuannya telah diatur dalam Undang undang Nomor 10 tahun 2016, maka para calon wajib mentaatinya agar pilkad berjalan demokratis dan berkepastian hukum.

Musdar Amin, yang mantan Ketua PC NU Kabupaten Banggai dan sekalgus sebagai Mantan Wakil Bupati Banggai, mengajak kepada semua pihak agar menjadikan pilkada ini sebagai sarana demokrasi dan bukan tujuan akhir. Sebab tujuan akhir kita berdemokrasi adalah rakyat yang dapat menikmati hasil.pilkada ini. Dimana pemerintahan daerah yang terbentuk nantinya dapat melayani dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Tutup Musdar.

Pembicara ketiga yakni Sapri H, selaku Wakapolres Banggai. Menyampaikan pilkada serentak tahun 2020 memiliki tantangan tersendiri yakni adanya potensi kerawanan kantibmas. Menurutnya Polisi memiliki strategi sendiri dalam mengatasi kantibmas pada setiap penyelenggaraan pilkada. Dalam menjaga kantibmas kita perlu tau permasalahan yang timbul dan apa solusi yang diambil. Dalam menjaga keamanan di daerah polisi harus bersinergi dengan masyarakat agar tercipta ketertiban dan keamanan dalam menjalankan proses pilkada. Wakapollres mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pilkada agar daerah kita tetap tumbuh perkembangan ekonominya dengan baik. Jika kita aman, investasi didaerah akan berkembang. Tutup Sapri.

Kegiatan diskusi akhir tahun ini sebagai refleksi terhadap pelaksanaan pemilu 2019 di kabjpaten Banggai untuk mengambil sebagian dari pelajaran atas kelemahan dan kekuatan untuk.penyelenggaraan pilkada 2020 di kabupaten Banggai.

Pos terkait